Pondok Modern Al-Imtinan Putri Selenggarakan Kegiatan Pengembangan Wawasan Media
KILASRIAU.com - Pondok Modern Al-Imtinan Putri menyelenggarakan kegiatan pengembangan wawasan media yang bertempat di Studio GGTV, Diskominfo Pers. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan santri tentang dunia media, serta memberi mereka kesempatan untuk berlatih langsung dalam berbagai aspek penyiaran dan produksi informasi.
Acara dimulai dengan sambutan dari Pimpinan Pondok, Ustadz H. Muhammad Yusuf, Lc., M.S.I yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggali wawasan santri tentang kebebasan berpikir untuk dunia luar. Beliau mengingatkan para santri agar senantiasa siap berkontribusi positif kepada masyarakat, baik melalui media sosial, televisi, radio, maupun media lainnya.
"Sebentar lagi, kalian akan terjun langsung ke masyarakat. Banyak hal yang dapat diberikan, dan dunia media adalah salah satu cara untuk itu," ujar Ustadz Muhammad Yusuf.
- Polsek Kuibdra Turun Tangan, Siswa SDN 020 Sapat Terima Bantuan Sekolah dari Polres Inhil
- Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak 13–16 Tahun, Akademisi UIN Suska: Langkah Penting Jaga Moral Generasi Muda
- Menumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan Lewat Pembelajaran Biologi di SMA
- Kadisdik Riau Larang Siswa di Bawah Umur Bawa Kendaraan ke Sekolah
- Puluhan GBD Inhil Adukan Nasibnya ke DPRD Komisi IV
Dalam kesempatan tersebut, Kabid P4SDKI Diskominfo Pers, Agus Salim, turut memberikan sambutan dan menyatakan kebanggaannya atas kunjungan Pondok Modern Al-Imtinan Putri. Agus Salim menjelaskan berbagai bidang yang ada di Diskominfo Pers, terutama mengenai media informasi yang dapat diakses melalui GGTV dan GFM.
"Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena media memainkan peran penting dalam membangun kesadaran informasi di masyarakat," ungkapnya.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh crew GGTV, yang memberikan wawasan tentang dunia penyiaran dan produksi berita. Para santri diberikan kesempatan untuk berlatih langsung, mulai dari membaca berita, menjadi penyiar radio, hingga pengambilan gambar dan video dengan kamera.
Acara ini juga diselingi dengan sesi tanya jawab yang memberi kesempatan bagi santri untuk mendalami lebih lanjut aspek teknis dan operasional media.
Acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Ustadzah yang mengharapkan agar kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi para santri dan dapat membekali mereka untuk menghadapi tantangan di dunia yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan media.


Tulis Komentar